13 Teknik Mempromosikan Konten Blog Untuk Mendapatkan Ledakan Pengunjung

13 Teknik Mempromosikan Konten Blog Untuk Mendapatkan Ledakan Pengunjung

Membuat konten itu salah satu bab terpenting dalam penjualan online. Bahkan saya langsung menghabiskan waktu 2-3 hari untuk menuntaskan 1 postingan.

 

Tapi ada yang lebih penting lagi:

 

Mempromosikan konten.

 

Supaya konten baru atau blog baru anda mampu menerima pengunjung, anda harus menghabiskan waktu 4x lipat lebih banyak dibandingkan dengan pengerjaan konten.

 

Ini diungkapkan oleh Derek Halpern dari SocialTriggers.

 

Artinya kalau aku menciptakan 1 postingan dalam 2 hari, maka sisanya dalam sepekan ialah untuk penawaran khusus.

 

Mengapa sebanyak itu?

 

Karena dikala anda menekan tombol ‘publish’, di hari yang serupa ada jutaan postingan lain yang juga diterbitkan.

 

Artikel anda hanya seekor ikan di samudra yang luas.

 

Kalau seperti itu, lantas bagaimana bisa suatu blog baru — yang belum diketahui — bisa mendapatkan perhatian dari orang banyak?

 

Jawabannya: penawaran khusus konten.

 

 

Hati-hati: Kesalahan besar dalam promosi konten

 

Promosi dalam dunia online identik dengan hal negatif.

 

Kalau anda pecinta internet mirip aku, niscaya paham maksudnya. Orang-orang yang di internet membenci dengan yang namanya penawaran khusus dan iklan.

 

Apalagi spam.

 

Karena itu bila anda tak ingin jadi sosok yang dibenci, ikuti hukum main ini.

 

Pertama:

 

Kita TIDAK mengiklankan blog…yang kita promosikan yakni konten.

 

Paham tujuannya?

 

Artinya setiap kali anda meletakkan link di berbagai kawasan, bawa eksklusif ke konten yang ingin anda promosikan. Bukan ke homepage.

 

Dengan begitu orang lain tidak akan bingung.

 

Kedua:

 

Konten anda harus yang terbaik.

 

Bukan konten yang cuma copy paste, ganti kata, tulis ulang. Konten anda mesti punya ide-inspirasi baru di dalamnya, dan yang terpenting: mesti membantu orang lain menyelesaikan problem.

 

Untuk menciptakan konten seperti itu baca ini:

 

 

 

 

 

 

Orang-orang sering bilang “konten bermutu”, “konten adalah raja”, tapi kenyataannya sebagian besar dari para pembuat konten tidak acuh dengan kontennya sendiri.

 

Ada yang menciptakan konten cuma dalam hitungan menit.

 

Ada juga pemilik blog baru yang kejar-kejaran membuat 5-10 konten dalam sehari.

 

Ingat ini:

 

Anda tidak perlu mempublikasikan banyak konten sehari.

 

Banyak blog besar yang cuma mempublikasikan 1 artikel per bulan.

 

Karena pada kesannya untuk situs web yang mengandalkan konten (mirip blog), faktor penentu kesuksesannya ialah kualitas artikel…

 

..bukan jumlah postingan.

 

Ketiga:

 

Jangan gunakan tool otomatisasi…

 

…minimal hingga anda telah punya audience sendiri.

 

Bicaralah terhadap orang yang ingin anda promosikan sebagai insan, bukan robot. Lakukan promosi secara manual.

 

Semua yang serba otomatis umumnya menjurus kepada spam.

 

Tidak ada orang yang suka dengan spam.

 

Setelah mengenali ketiga hal tersebut, sekarang mari kita mulai ke langkah awal.

 

1. Menyiapkan ‘umpan’ sebelum konten diterbitkan

 

Faktanya, tidak semua jenis konten akan mampu terkenal.

 

Meskipun telah dipromosikan dengan benar.

 

Maka dari itu mindset ‘penawaran spesial konten’ sudah mesti anda pegang semenjak sebelum konten diterbitkan…bahkan sebelum dibentuk.

 

Untuk itu, perhatikan 2 hal:

 

Pemilihan topik dan isinya.

 

Topik dari konten anda harus bersifat urgent atau mendesak. Topik yang membuat orang lain merasa bahwa mereka mesti baca saat ini juga.

 

Lebih bagus lagi topik yang bisa membuat mereka berpikir “sobat-sobat aku harus baca ini juga!”.

 

Sedangkan untuk isinya, sebaiknya:

 

 

    1. Kredibel – ada data/fakta dari sumber terpercaya

 

    1. Mudah – mampu langsung dikerjakan oleh pembaca

 

    1. Emosional – memancing emosi nyata/negatif

 

 

Ketiga hal ini senantiasa saya terapkan di blog PanduanIM.

 

Kalau anda pernah membaca beberapa konten di blog ini (tergolong yang sedang anda baca), anda akan sadar bahwa saya sering menggunakan data mirip grafik atau persentase.

 

Tujuannya semoga tampakkredibel.

 

Menggunakan grafik

 

Ada juga konten yang dibuat agar isinya praktis…(lihat judulnya)

 

Teknik SEO artikel

 

Dan konten yang isinya bertentangan dengan apa yang telah sering dipelajari oleh pembaca. Sehingga walaupun banyak yang baiklah, banyak juga yang tidak baiklah:

 

Konten kontroversial

 

Sehingga pada balasannya, dikala konten-konten ini saya promosikan…pengunjung akan eksklusif meningkat secara drastis.

 

Pengunjung meningkat drastis

 

2. Buat email list dan kirimkan setiap kali ada konten gres

 

Dengan membangun email list, perjuangan penawaran khusus konten anda jadi berkali-kali lipat lebih gampang.

 

Bayangkan:

 

Anda mendapatkan 1000 pengunjung dari berbagai daerah.

 

Tanpa email list mempunyai arti 1000 orang tersebut akan pergi. Sehingga lain kali anda mengiklankan konten mempunyai arti anda harus mencari mereka lagi.

 

Tapi jikalau anda sambil membangun email list, jadi mirip ini:

 

Ada 1000 orang yang datang, beberapa di antaranya menjadi subscriber.

 

Maka lain kali dikala anda menerbitkan konten sebagian dari subscriber anda akan pribadi sadar. Artinya kali ini menghadirkan pengunjung jadi lebih gampang.

 

Demikian berulang-ulang saban hari.

 

Sehingga dengan membuat email list sendiri memiliki arti anda sudah punya sumber traffic yang selalu siap mendapatkan konten baru anda.

 

Lebih lezat kan?

 

Baca bimbingan ini untuk mulai mencar ilmu list building.

 

3. Dapatkan follower dan post konten ke social media

 

Ada salah paham yang fatal mengenai penggunaan social media.

 

Saya yakin kalau anda telah pernah baca postingan mengenai promosi blog, niscaya pernah membaca yang menyarankan untuk post ke social media setiap kali ada konten gres.

 

Ini salah…salah besar.

 

Begini maksud saya:

 

Sebagai pemula biasanya kita hanya punya 100-1000 follower di Twitter/Facebook.

 

Apa yang terjadi ketika kita post ke sana?

 

Paling-paling hanya 1-2 orang yang re-Tweet/Like… ya kan? Setelah itu? Selesai. Tidak terjadi apa-apa lagi.

 

Artinya percuma anda ngepost ke social media berkali-kali.

 

Prinsipnya sama saja dengan list building di atas, tetapi medianya yang berbeda. Tadi dengan email, sekarang dengan social media.

 

Caranya dengan memasang tombol/link/widget untuk mempermudah hadirin menuju akun social anda. Seperti ini:

 

Widget Facebook Page

 

Ada 2 hal yang harus anda amati dalam memakai social media:

 

Pertama, jangan pernah beli follower/like.

 

Kedua, jangan hanya share link dari website anda sendiri saja.

 

Ikuti kiat ini ketika posting di social media:

 

 

    1. Jangan gunakan judul artikel sebagai isi dari tweet atau status anda. Jelaskan isi konten dengan singkat, namun menarik.

 

    1. Gunakan 3 konteks yang berlawanan kalau anda menjadwalkan 3 update.

 

    1. Prinsip rasio 2:1:1, 2 kali share konten orang lain , 1 kali share konten milik sendiri, 1 kali update tanpa link.

 

    1. Penggunaan gambar terbukti mengembangkan jumlah klik pada social media.

 

 

4. Sebutkan blogger lain di konten, lalu beritahu mereka

 

Namanya manusia…pasti suka kalau mendengar sesuatu yang positif perihal mereka dari orang lain.

 

Sifat manusia yang satu ini mampu kita manfaatkan.

 

Misalnya begini:

 

Saya membuat postingan dengan topik “menurunkan berat badan”, dalam postingan ini saya mengusulkan blogger lain dalam bentuk link sebagai tambahan bacaan yang cantik.

 

Setelah itu aku memberi tahu blogger tersebut via email.

 

Maka kemungkinan besar mereka akan balik menganjurkan postingan anda…

 

..dalam bentuk link juga atau share di social media.

 

Salah satu contohnya postingan ini:

 

Tips Blogging Sukses

 

Sampai ketika ini artikel tersebut telah menerima lebih dari 1400 kali share.

 

Setelah artikel ini diterbitkan, aku menghubungi orang-orang yang disebutkan di dalamnya…lalu minta mereka untuk share.

 

Ini responnya:

 

Respon email outreach

 

Pada kondisi normal, jikalau anda langsung cuma minta dukungan terhadap mereka untuk share maka kemungkinan besar mereka akan menolak.

 

Tapi dalam masalah ini alasannya adalah kita yang lebih dulu menyebutkan mereka dalam artikel, sebagian besar mau membantu.

 

Maka dari itu, di konten anda usahakan selalu memasang link ke blogger lain.

 

5. Gabung ke Facebook Group yang bersih

 

Karena banyaknya orang Indonesia yang aktif dalam Facebook Groups, komunitas ini mampu menjadi salah satu kawasan penawaran spesial terbaik.

 

Sebelum bergabung, ingat 2 hal ini.

 

Pertama, jangan penawaran spesial ke grup yang tidak ada kaitannya dengan topik blog dan konten anda.

 

Kalau konten anda perihal pembatasan makanan , gabunglah ke grup pembatasan makanan .

 

Kalau konten anda wacana bisnis, gabunglah ke grup bisnis.

 

(Percaya tidak yakin, banyak juga yang penawaran khusus di grup yang tidak nyambung)

 

Kedua, jangan penawaran spesial ke grup yang isinya sebagian besar spam link website. Post anda tidak akan tampakdi News Feed para anggotanya.

 

Pastikan grup yang anda pilih aktif berisi komentar dan like…

 

..bukan hanya spam.

 

Ada pun juga tidak boleh melakukan spam.

 

Berikut ini yaitu tips lain penawaran spesial di Facebook biar anda tidak ditendang dari grup:

 

 

    1. Rasio promosi 4:1, 4 kali menolong orang lain, 1 kali penawaran spesial.

 

    1. Promosikan link yang betul-betul membantu anggota grup menyelesaikan masalah.

 

    1. Ikuti hukum grup. Kalau anda tidak diperbolehkan memposting link, jangan.

 

    1. Tidak mesti menciptakan post gres untuk promosi. Tempat komentar juga bisa.

 

    1. Jangan bergabung cuma untuk promosi. Hal utama yang harus anda lakukan disini ialah menolong orang lain menjawab pertanyaan dengan sopan.

 

 

Jangan sampai justru website anda dianggap spam oleh metode Facebook.

 

Kalau sudah begitu maka nyaris semua post yang berisi link website anda tidak akan pernah terlihat oleh orang lain.

 

6. Gabung ke Google+ Communities

 

Mirip mirip Facebook Groups. Meskipun di Google+ lebih sepi namun lazimnya komunitas disini lebih rapi dan bergairah.

 

Filter spam di Google+ jauh lebih kuat daripada Facebook.

 

Kaprikornus hati-hati, sekali dicap selaku spam situs web anda tidak akan pernah bisa timbul selamanya. Karena tiap post akan masuk ke filter spam.

 

Tipsnya sama dengan nomor 5.

 

7. Gabung ke situs forum

 

Meskipun jumlah lembaga tidak banyak dan isinya pada umumnya spam, tapi penawaran khusus di lembaga juga mampu mengundang traffic.

 

Teknik promosi blog di lembaga seperti dengan di FB dan G+.

 

Tugas utama anda sehabis bergabung di komunitas bukan untuk langsung posting berisi link…Makara jangan langsung komentar yang berisi link apalagi membuat thread baru.

 

Sebaliknya, lakukan ini:

 

Jawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan orang lain.

 

Forum ialah tempatnya orang yang ingin berdiskusi dan tanya-jawab. Tidak jarang anda akan menemukan orang yang mengajukan pertanyaan wacana topik tertentu.

 

Apabila konten anda bisa menjawab, beritahukan.

 

Kalau tidak…jangan.

 

8. Ubah bentuknya kemudian publish di berbagai kawasan

 

Kalau anda punya konten berupa postingan, anda mampu menciptakan video, PDF, atau infografis dengan isi yang serupa persis.

 

Dari 1 jadi 4 sekaligus.

 

Begitu pula jikalau anda punya konten video, mampu dijadikan artikel juga.

 

Tidak berhenti hingga di situ…

 

Kita akan mempergunakan situs web-situs web yang sudah memiliki banyak pembaca. Kemudian konten bentuk lain tersebut kita kirim ke sana.

 

Ini beberapa situs terkenal yang mampu kita manfaatkan:

 

 

    1. SlideShare – slide penyajian

 

    1. YouTube, Vimeo, DailyMotion – video

 

    1. Kompasiana, Medium, Rubrik OkeZone – artikel

 

    1. Visual.ly – infografis (lihat situs web yang lain)

 

    1. iTunes, SoundCloud – podcast

 

    1. Scribd – ebook

 

 

Di website-situs web ini sudah ada banyak orang yang siap menyantap konten anda.

 

Sehingga apabila dalam konten yang diterbitkan di situs web-website tadi terdapat link menuju website anda, maka anda akan mendapatkan banyak traffic.

 

Enaknya lagi:

 

Konten di situs seperti YouTube, SlideShare, Kompasiana, dll akan lebih gampang menerima rangking di Google dibandingkan website gres.

 

Karena itu konten anda juga akan menerima traffic dari mesin telusur.

 

9. Monitor percakapan dan konten gres yang berhubungan

 

Misalnya anda punya konten tentang ‘berguru Bahasa Inggris’.

 

Ternyata di suatu situs komunitas ada beberapa orang yang mengajukan pertanyaan satu sama lain, gimana sih caranya berguru Bahasa Inggris yang efektif?

 

Ini potensi untuk promosi konten…

 

Sudah ada orang yang membutuhkan bacaan, kita tinggal tiba dan berikan linknya.

 

Tapi masalahnya, internet itu kan luas. Lalu bagaimana cara kita mampu menemukan bila ada orang yang membahas topik tertentu?

 

Mudah:

 

Ada beberapa tool yang bisa kita gunakan untuk memonitor.

 

 

    1. Google Alerts

 

    1. Fresh Web Explorer

 

    1. Mention

 

 

Meskipun untuk tujuan lain, namun cara menggunakan Fresh Web Explorer telah aku jelaskan di sini (nomor 1d) dan memakai Mention telah dijelaskan di sini (nomor 13).

 

Kali ini aku akan jelaskan untuk Google Alerts.

 

Tidak sukar, langsung saja ubah pengaturan menjadi seperti gambar berikut:

 

Pengaturan Google Alerts

 

Selanjutnya setiap kali ada konten/diskusi yang sesuai topik maka anda akan diberitahukan melalui email.

 

Sebetulnya dari Mention paling lengkap alasannya tergolong di Facebook dan Twitter juga. Tetapi model gratisnya cuma mampu untuk 250 notifikasi per bulan.

 

Alternatif (untuk monitor Twitter) anda bisa menggunakan Warble.

 

10. Tulis komentar yang pintar dan berguna di blog lain

 

Saya tergolong orang yang ketat jikalau melaksanakan moderasi komentar blog.

 

Di blog ini saja, kurang dari 10% komentar masuk yang saya terbitkan. Belum termasuk yang otomatis terjaring filter spam Akismet.

 

Komentar blog itu berfaedah:

 

 

    1. Mendapat hadirin pribadi (meskipun tidak banyak)

 

    1. Jadi dikenal oleh si pemilik blog (jika komentarnya hebat)

 

 

Tapi konyolnya banyak orang yang melakukan spam…

 

Contohnya yang mirip ini:

 

Komentar semi spam

 

Komentar ini ditulis manual…bukan dengan software.

 

Tapi nggak niat.

 

Jangan buang-buang waktu anda untuk menulis komentar mirip ini. Tidak berfaedah untuk siapapun, termasuk untuk diri anda sendiri.

 

Tidak akan membuat peringkat anda di Google naik.

 

Tapi ada komentar yang memang niat berkomentar:

 

Komentar niat

 

Bukan sebab panjang, tetapi karena memang ia ingin mengajukan pertanyaan/berdiskusi.

 

Kalau anda ingin mendapatkan manfaat dari komentar, minimal mesti seperti itu.

 

Ada 1 tipe lagi…

 

Ini bila anda ingin mulai menjalin korelasi dengan si pemilik blog.

 

Komentar niat 2

 

Pemilik blog niscaya akan bahagia dikala menerima komentar seperti ini, ketimbang komentar yang sekedarnya.

 

Anda akan mendapatkan image konkret.

 

Setelah itu, jalan untuk menjalin korelasi lebih lanjut akan terbuka lebar bagi anda.

 

(Saya menggunakan pola dari blog ini sebab akan makan waktu sangat lama untuk mencari acuan dari blog lain)

 

11. Guest blogging di blog yang populer

 

Setiap kali ada yang mengajukan pertanyaan cara mendapatkan traffic, aku selalu bilang begini:

 

Masuk ke daerah yang telah banyak trafficnya.

 

Wajar kan…untuk blog gres yang masih sepi, meskipun anda mempublikasikan 100 postingan per hari — tanpa melangkah keluar — tetap saja akan sepi.

 

Maka dari itu situs komunitas jadi salah satu penyelesaian paling efektif.

 

Bukan cuma situs komunitas,

 

Masih ada 1 lagi cara yang sangat ampuh untuk eksklusif menghadirkan hadirin.

 

Guest blogging di blog yang populer.

 

Dengan begitu pembaca dari blog tersebut akan eksklusif mengenal anda dan pribadi menuju website anda sendiri.

 

Ada bonus lain,

 

Melalui guest blogging alasannya adalah kita juga mendapatkan backlink maka peringkat di mesin telusur juga akan meningkat drastis.

 

Beberapa waktu lalu aku mengantarguest post ini di blognya Mas Sugeng.

 

Guest blog di Mas Sugeng

 

Link yang aku pasang menuju artikel berguru SEO ini.

 

Dalam hitungan hari saja artikel tersebut eksklusif masuk ke halaman pertama untuk keyword yang saya inginkan.

 

Belajar SEO SERP

 

Bagi ada yang punya blog gres, kerjakan guest blogging di situs terkenal. Hasilnya tidak akan mengecewakan jikalau dikerjakan dengan benar.

 

Beberapa tips untuk melaksanakan guest blogging:

 

 

    1. Lakukan guest blogging cuma di situs web yang pemiliknya masih aktif

 

    1. Pastikan pembaca di blognya juga aktif berkomentar yang bukan sekedar berterima kasih (seperti teladan di atas)

 

    1. Jangan melaksanakan guest blogging kalau di situs web tersebut pada umumnya guest blog

 

    1. Topik blog mesti sama dengan milik anda

 

 

Lebih lanjutnya baca di artikel ihwal link building ini.

 

11. Buat supaya pembaca bisa bantu mengiklankan

 

Konten tidak akan pernah jadi terkenal kalau cuma anda seorang diri yang penawaran spesial.

 

Pembaca juga harus aktif.

 

Jadi bahu-membahu tantangan utama anda bukan “bagaimana mempromosikan”, namun “bagaimana semoga pembaca juga mau mempromosikan”.

 

Ini tipsnya:

 

 

    1. Gunakan 6 komponen pemicu popularitas

 

    1. Gunakan gambar yang mempesona

 

    1. Buat artikel panjang (> 2500 kata)

 

    1. Sediakan tombol share

 

    1. Minta mereka untuk share

 

 

Mari kita bahas lebih lanjut.

 

Ada korelasi yang kuat antara panjang postingan dengan jumlah share.

 

Berdasarkan observasi yang dijalankan BuzzSumo terhadap 1 juta postingan, kian panjang artikelnya maka rata-rata share-nya makin tinggi:

 

Shares-by-Content-Length

 

Jadi lain kali anda membuat postingan, jangan puas dengan yang pendek.

 

Usahakan membuat artikel panjang.

 

Selain itu yang juga mesti anda perhatikan ialah penempatan tombol share. Terdengar sepele tetapi bekerjsama sangat kuat.

 

Ada 3 kawasan tombol share yang efektif:

 

 

    • Di permulaan konten

 

    • Di simpulan konten

 

    • Di samping konten (ikut turun saat di-scroll)

 

 

Tombol share yang ikut turun saat di-scroll lazimnya memperlihatkan jumlah klik terbanyak.

 

Ada juga yang diletakkan di tengah-tengah postingan mirip ini:

 

Share Twitter

 

Bentuk ini memberikan jumlah share terbanyak (di PanduanIM). Pengguna WordPress bisa membuat yang mirip ini menggunakan plugin berjulukan ClickToTweet.

 

Terakhir, minta pribadi kepada pembaca anda untuk share.

 

Jumlah Retweet

 

Sudah terbukti bahwa bila kita meminta mereka untuk share, maka jumlahnya akan meningkat jauh dibandingkan jika tidak sama sekali.

 

Karena itu di salah satu halaman PanduanIM saya juga meminta untuk share:

 

Minta tweet

 

Hasilnya cukup memuaskan:

 

Twit karena diminta

 

12. Bangun tribe dan promosi silang dengan pemilik website lain

 

Apapun yang dilaksanakan gotong royong umumnya menghadirkan hasil yang lebih baik daripada seorang diri.

 

Jadi daripada bekerja seorang diri, bagaimana bila kita melakukan pekerjaan sama dengan blogger lain?

 

Mereka ingin terkenal…kita juga ingin.

 

Kedua pihak sama-sama diuntungkan.

 

Teknik ini akan lebih efektif jika anda sudah punya audience. Misalnya berupa follower atau email list.

 

Tahapan untuk mulainya mirip ini:

 

 

    1. Temukan 2-5 blogger dalam topik yang sama dan “level”-nya sama

 

    1. Tulis komentar di blognya (seperti acuan 3 dalam teknik no. 10 di atas)

 

    1. Tunggu hingga komentar anda dibalas

 

    1. Kirimkan email, ajak untuk koordinasi

 

 

Kerjasama yang anda lakukan bisa dalam bentuk saling memasang backlink dalam konten, saling Tweet, email ke subscriber, dsb.

 

Ini umumdisebut dengan perumpamaan Tribe.

 

Tapi hati-hati, jangan hingga mengganggu follower/subscriber anda sendiri.

 

Untuk konten berbahasa Inggris, ada platform yang mampu menjadi penghubungnya. Triberr.

 

13. Hubungi mereka yang telah pernah share konten sejenis

 

Logikanya:

 

Kalau seseorang sudah pernah share konten dalam suatu topik, mereka akan cenderung lebih mendapatkan bila kita tawarkan konten yang sejenis.

 

Pertama-tama, cari konten yang sejenis dengan konten anda.

 

Biasanya dalam proses riset dikala menciptakan artikel kita sudah menemukan banyak artikel yang sejenis. Simpan link-link artikel tersebut.

 

Kalau belum ada, ikuti langkah berikut.

 

Buka BuzzSumo.

 

Masukkan kata kunci konten anda.

 

BuzzSumo view sharers

 

Klik ‘View Sharers’ untuk yang jumlah share Twitter-nya lebih dari 20.

 

Inilah orang-orang yang pernah share artikel tadi.

 

Langkah berikutnya ialah temukan alamat emailnya…

 

Kirimkan email seperti berikut:

 

Halo mas [nama],

 

Perkenalkan.. aku [nama_anda] dari [nama_blog_anda].

 

Saya lihat beberapa hari yang kemudian mas [nama] nge-share artikel dari [nama_blog] (yang ini: [link_artikel]. Memang bener-bener elok postingan ini [cerita_singkat_isinya].

 

Kebetulan saya juga sedang buat postingan tentang [topik].

 

Kalau mas [nama] ingin bacaan lebih lanjut tentang [topik], coba lihat postingan yang aku buat ini mas. Ini link-nya [link_artikel_anda].

 

Mohon masukannya juga kalau berkenan.

 

Terima kasih.

 

Salam,

[nama_anda]

 

Kalau tidak ada emailnya, langsung mention via Twitter.

 

Saya pribadi sejujurnya belum pernah menjajal untuk konten berbahasa Indonesia, tetapi untuk konten Inggris kemungkinan berhasilnya cukup tinggi. Lebih dari 30%.

 

Teknik ini mudah, dan manfaatnya besar.

 

Tapi ada kendala besar:

 

…Rasa aib.

 

Padahal jika anda pikir-pikir lagi, bahu-membahu skenario terburuk paling-paling hanya email anda tidak dibalas. Betul kan?

 

Sekarang, kerjakan ini…

 

Ilmu sebaik apapun tidak akan berguna jika tidak diaplikasikan.

 

Makara ini tugas anda:

 

 

    1. Pastikan konten anda telah menyanggupi tolok ukur kualitas, dan topiknya diharapkan oleh orang lain.

 

 

2. Temukan situs komunitas yang sempurna.

 

 

    1. Bergabung di dalamnya, bagikan ilmu yang anda pahami terhadap komunitas tersebut sebelum mulai mempromosikan konten.

       

 

    1. Pastikan sudah ada tombol share dan form pendaftaran email di situs web anda.

       

 

    1. Tinggalkan komentar di bawah ini bila masih ada yang tidak dimengerti.

      Silahkan teruskan membaca artikel ini jika anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang cara memajukan pengunjung blog.