Mencar Ilmu Facebook Marketing: 10 Langkah Untuk Mulai Mengiklankan Bisnis Anda Di Facebook

Facebook berganti dengan pesat dari tahun ke tahun.

Kalau anda berkala memakai Facebook niscaya sadar.

Tutorial-bimbingan Facebook marketing yang efektif 2-3 tahun kemudian kemungkinan besar ketika ini telah tidak berlaku lagi.

Atau lebih parahnya, malah merugikan.

Masalahnya pergerakan gosip online di Indonesia dikala ini masih lebih lambat dibandingkan dengan di luar, jadi bimbingan yang kadaluarsa masih sering ditemukan.

Ada lagi…

…kini ini bila bicara Facebook marketing, kita senantiasa berpikir ‘iklan-iklan-iklan’.

Padahal sebelum iklan masih ada yang HARUS anda rencanakan dahulu.

Untuk itulah panduan ini dibuat.

Anda akan mempelajari langkah apa saja yang harus anda lakukan di dunia penjualan dan Facebook modern, semoga taktik anda jadi tepat.

1. Temukan 5 page milik merk saingan anda di Facebook

Begini masalahnya:

Orang yang baru menggeluti ke Facebook umumnya pribadi “main bergairah”.

Maksudnya, mereka tidak tahu apapun perihal Facebook. Apa yang mesti dilakukan, apa yang disukai oleh orang lain, apa yang efektif untuk bisnis mereka.

Tapi belum apa-apa telah buat banyak post…

…belum apa-apa telah pasang iklan.

Padahal bila anda sendiri tidak tahu apa-apa, bahkan memakai layanan agensi periklanan di Facebook pun bakal jadi tidak efektif.

Anda sendiri yang harus tahu (atau minimal salah satu orang dalam).

Maka dari itu, cara terbaik untuk belajar yakni dengan menyaksikan dan menggandakan apa yang efektif di dalam bidang industri anda sendiri.

Ini cara mencarinya:

Masukkan “Pages about [industri] that are liked by my friends” di kolom pencarian Facebook. Hasilnya seperti gambar berikut.

Mencari page saingan di Facebook

Facebook akan memberikan page dalam topik yang anda masukkan, dan yang populer di kalangan teman-teman anda sendiri.

Klik pada ‘See more’, inilah saingan anda.

Cari sebanyak mungkin yang menurut anda paling mirip dengan bisnis anda. Abaikan yang followernya sedikit atau yang followernya banyak tetapi tidak ada like & komentar.

Kemudian, pelajari ini:

  • Seperti apa post yang mendapat banyak like
  • Seberapa sering mereka mempublikasikan post baru
  • Jam berapa post yang menerima banyak like
  • Foto, cover, dan kelengkapan profil lainnya

Dan lain-lain…masih banyak yang bisa kita pelajari.

Yang terpenting, saat nanti akan menciptakan iklan maka anda mampu menargetkan orang-orang yang me-like page tentangan-saingan anda ini.

Dengan demikian, iklannya jadi sempurna target dan lebih hemat biaya.

2. Buat page yang mempesona, ikuti kiat berikut

Di Facebook, page itu seperti toko anda.

Kalau tokonya jelek, tidak akan ada yang tiba.

Pertama, masuk ke link ini untuk membuat Facebook Page. Kemudian pilih klasifikasi yang sempurna. Serius. Beda kategori bisa beda fitur yang diberikan.

Selain itu bakal gila dilihat orang jikalau tidak cocok.

Kalau masih belum yakin coba lihat klasifikasi page dari saingan anda tadi.

Kedua, masukkan nama brand anda.

Ini tips menamai page yang biasanya membuat orang salah:

  • Gunakan nama brand anda, titik
  • Jangan gunakan jenis produk/layanan selaku nama (contohnya: “kontraktor rumah”)
  • Singkat, 2-3 kata paling optimal. Pisahkan dengan spasi

Ketiga, lengkapi profil anda mulai dari URL, deskripsi, foto, cover, dan informasi lainnya. Ikuti kiat ini:

  • Profil picture: gunakan logo dengan resolusi tinggi, jangan gunakan gambar yang buram
  • Cover: gunakan gambar yang menarik dengan resolusi tinggi, jangan gunakan sembarang gambar dari internet
  • About: jelaskan bisnis anda dengan singkat & menarik, hilangkan kata yang bertele-tele
  • Lengkapi semua gosip di tab Info, selengkap-lengkapnya

Ketika gres menciptakan page, anda akan diminta eksklusif memasang iklan. Jangan. Belum saatnya.

Meskipun begitu, anda mampu memasukkan data audiens anda kini.

3. Ketahui dan pastikan target calon audiens anda

Dalam dunia penjualan, kita telah paham bahwa menargetkan 1 golongan audiens jauh lebih efektif daripada yang terlalu biasa . Sulit membuat taktik yang mampu ampuh untuk semua golongan.

Ini akan berguna pada saat anda menciptakan konten.

Kesalahan yang paling fatal di sini biasanya memakai bahasa yang tidak pantas buat sasaran audiens mereka sendiri.

Contoh:

Sebuah bisnis, target pasarnya adalah orang berusia 35+.

Tapi lantas di Facebook mereka menciptakan post yang ditujukan untuk anak muda. Misalnya memakai bahasa gaul, atau menciptakan gambar lucu.

Tidak layak kan?

Itu bentuk yang paling sederhana.

Intinya, kita mesti menyediakan apa yang pantas dan mempesona bagi sasaran audiens kita sendiri.

Untungnya, dengan Facebook kita bisa dengan mudah mengetahui siapa audiens yang kita incar. Caranya lagi-lagi dengan mempergunakan brand saingan.

Kata kuncinya: “Interests liked by people who like [nama page]”

Interest audiens di Facebook

Hmm…jadi orang-orang yang kita targetkan yaitu orang yang religius, sayang ibu, suka sepakbola, berguru psikologi, dan suka menggambar.

Ketika menciptakan konten, jika anda membahas hal-hal tersebut maka jumlah like-nya akan lebih banyak.

Kata kunci ‘interests’ juga bisa anda ganti, contohnya:

  • Movies
  • Books
  • Restaurants
  • Places
  • Public figures
  • Organizations
  • dll. Apapun bisa

Kalau page anda sudah punya banyak like, bisa juga gunakan page anda sendiri biar lebih akurat.

4. Optimasi situs web untuk Facebook

Kalau anda sudah bicara tentang Facebook marketing, mestinya anda ketika ini sudah punya website sendiri.

Kalau belum, segera buat.

Melakukan pemasaran online tanpa website itu mirip bunuh diri secara perlahan.

Ok, cukup basa-basinya.

Anda niscaya pernah lihat website yang ketika di-share di Facebook akhirnya mirip ini:

Contoh share di FB yang kurang baik

Gambarnya buram, tidak berafiliasi, atau yang timbul bukan gambar utamanya. Lalu judulnya beda dengan aslinya, deskripsinya juga tidak terperinci.

Itu salah satu balasan dari situs web yang tidak dioptimasi.

Kita ingin supaya dikala situs web kita di-share, semuanya pas. Gambarnya tepat, resolusinya anggun, serta punya judul dan deskripsi yang menawan.

Ini semoga yang mengunjungi situs web kita semakin banyak.

Untuk itu, ada beberapa “meta tag” yang mesti anda pasang di website. Tepatnya di bagian .

Seperti yang ditunjukkan oleh OGP.me:

Penerapan open graph meta tag

Bingung?

Nggak ngerti ini maksudnya apa?

Jangan cemas.

Kalau anda pengguna WordPress, install plugin berjulukan Yoast SEO. Dari plugin ini kita bisa mengatur meta tag yang disebutkan tadi dengan lebih mudah.

Kalau anda bukan pengguna WordPress dan tidak mengerti bahasa HTML sama sekali, cara termudah adalah kirimkan postingan ini ke developer situs web anda.

Setelah itu, tes di Open Graph Debugger ini.

5. Pahami kiat untuk membuat post yang bagus di Facebook

Di Facebook, kita tidak bisa menciptakan post terlalu banyak dalam sehari.

Alasannya ada 2:

  • Post lebih dari 2x sehari akan mendapatkan lebih minim like
  • Setiap post mesti bermutu, susah untuk membuat banyak post berkualitas dalam sehari

Lebih lengkapnya sudah kita bahas di bimbingan meningkatkan like di Facebook ini.

Maka dari itu, setiap post mesti anda fikirkan matang-matang.

Inilah beberapa tipsnya.

Tips untuk masing-masing jenis post (teks, gambar, video, link)

Pertama, post berjenis teks seharusnya tidak berdiri sendiri melainkan disertai gambar, video, atau link. Orang cenderung melalaikan post berbentukteks alasannya adalah tidak menawan.

Selain itu, sukar memberikan pesan dengan teks karena Facebook akan memotong teks yang terlalu panjang.

Jadi sebisa mungkin hindari teks tanpa media.

Sedangkan jika anda memakai video, tentukan video tersebut anda upload di Facebook. Hindari meletakkan link video dari YouTube.

Mengapa?

Lihat gambar berikut:

facebook-native-vs-youtube1

Facebook memang diketahui agak sedikit ‘licik’ dalam problem ini. Mereka dengan sengaja menurunkan jangkauan dari video YouTube jika dipost ke Facebook.

Sebaliknya, video yang diupload pribadi ke Facebook mendapatkan lebih banyak jangkauan, komentar, like, dan share.

Yang ketiga, post berbentukgambar.

Supaya optimal, ukuran gambar yang anda pakai semestinya mendekati persegi, atau berupa persegi. Ukuran gambar minimum yaitu 472×394 px. Lebih dari itu tidak dilema, tetapi jangan sampai kurang.

Ini contohnya:

Gambar yang ukurannya lebih besar akan secara otomatis diperkecil tanpa memangkas bagiannya.

Yang terakhir, untuk post berupa link

Link yang mendapatkan engagement terbaik di Facebook lazimnya yang punya gambar berskala landscape (memanjang ke samping).

Konten yang dishare di Facebook

Jadi, kalau anda menciptakan konten di situs web tentukan gambarnya punya ukuran minimum berskala 470×246 px. Lebih dari itu tidak masalah, asalkan rasionya tetap mendekati.

Lalu, jenis post mana yang terbaik?

Sebetulnya tergantung.

Tergantung dari bobot isinya.

Post di social media, termasuk Facebook, kebanyakan tidak bisa terlalu berbobot. Gambar cuma mengandung sedikit info, demikian pula dengan teks.

Bahkan video di Facebook rata-rata hanya dilihat kurang dari 30 detik:

Statistik view video di Facebook

Jadi, jika konten anda hanya berupa informasi singkat, hiburan, pemberitahuan, dan sejenisnya, maka gunakan foto atau video.

Tapi kalau bobotnya tinggi, jangan.

Untuk konten berbobot tinggi dan panjang, terbitkan di website anda sendiri lalu post link-nya ke Facebook.

Kapan waktu terbaik untuk posting di Facebook?

Lagi-lagi, tergantung.

Tergantung siapa audiens anda.

Apakah mereka orang yang aktif di Facebook seharian atau hanya malam hari? Apakah mereka aktif saat hari kerja atau simpulan minggu?

Kalau di-logika-kan sekilas, jam aktifnya mungkin mirip ini:

  • Pelajar/mahasiswa: hari kerja, malam
  • Pekerja: simpulan minggu, malam
  • Ibu rumah tangga: hari kerja, siang

Sekali lagi, itu cuma mungkin.

Untuk mengetahui pastinya, lanjutkan membaca sampai langkah ke-7 di bawah.

6. Cari dan ikut serta di grup yang populer dalam industri anda

Setelah 3-5 hari secara rutin mempublikasikan post di Facebook Page, anda akan sadar bahwa tidak ada orang yang membaca.

Tidak ada yang memberi like, tidak ada yang men-share.

Kosong melompong.

Dalam tahap ini, ada 2 yang umumnya dilaksanakan oleh praktisi social media marketing pemula:

  • Menyerah
  • Ngotot mempublikasikan konten tiap hari, menanti keajaiban

Oh ada 1 lagi. Menggunakan iklan. Tapi itu kita bahas nanti.

Intinya, bila dalam tahap ini anda hanya menerbitkan konten tanpa melaksanakan strategi lain maka tidak akan ada pertumbuhan sama sekali. Meskipun konten anda manis.

Itu kesalahan dalam social media marketing yang paling biasa .

Langkah keenam inilah solusinya.

Untuk mampu menciptakan orang lain mengenal kita, maka kita yang mesti masuk ke daerah yang banyak orangnya.

Yaitu grup.

Untuk mencari grup yang tepat dengan bisnis anda, gunakan salah satu keyword berikut:

  • “groups named [nama industri]”
  • “groups about [nama industri]”
  • “groups joined by people who like [industri/page/keyword lain]”

Mencari grup di Facebook

Cari beberapa yang punya banyak anggota…

…tapi jangan yang isinya spam.

Ciri-ciri grup yang cantik:

  • Sering ada tanya jawab
  • Setiap post banyak like/komentarnya
  • Membernya sering mengembangkan informasi berbentukteks/gambar/link
  • Tidak ada post yang tidak bekerjasama.

Karena beberapa grup sifatnya ‘closed’, maka mau tak inginanda harus gabung dahulu ke banyak grup. Lalu bila ternyata buruk, pribadi keluar.

Kemudian setelah gabung ngapain?

Langsung penawaran spesial?

Jangan. Jangan pernah.

Begini…

Grup Facebook jaman sekarang itu isinya sebagian besar spam. Terutama grup-grup yang telah tidak dipelihara oleh pemiliknya.

Sedangkan grup yang bagus itu pasti pemiliknya ketat.

Kalau ada yang penawaran spesial, langsung ditendang keluar. Sekali kena tendang, maka anda tidak akan mampu gabung lagi ke grup itu.

Maka dari itu, jangan (pribadi) penawaran khusus.

Yang harus anda lakukan adalah membuatkan isu, bimbingan, dan bacaan lain yang bermanfaat bagi anggota grup. Selama 1-5 hari pertama tanpa link satupun.

Setelah beberapa hari, sehabis dikenal, barulah ajak mereka like page anda.

Salah satu cara tercepat untuk menerima respon konkret dari anggota grup yakni dengan mengembangkan panduan untuk problem tertentu yang dikemas dalam ebook (PDF).

7. Analisa tampilan page anda sendiri

Sekarang, sehabis lebih dari seminggu rutin menciptakan post di page DAN berpartisipasi di grup, anda akan mulai mendapatkan interaksi.

Anda akan sadar bahwa ada post yang menerima banyak like/komentar/share, ada juga yang sedikit.

Itu bukan sebab kebetulan.

Memang ada beberapa macam dan isi post yang lebih menarik bagi orang lain. Ada juga yang kurang menarik.

Inilah yang harus anda pelajari.

Untuk bisa menerima banyak like, share, komentar, hadirin, pembeli, maka anda harus selalu menciptakan post yang mempesona bagi mereka.

Maka dari itu, kita harus melakukan analisa.

Lokasinya di sajian ‘Insights’ ini:

Melihat insights facebook page

Disinilah letaknya semua gosip yang perlu anda pahami.

Ada beberapa hal yang perlu anda analisa:

  1. Hari apa yang paling banyak follower online
  2. Jam berapa mereka online
  3. Post mana yang menerima paling banyak reach dan engagement
  4. Post mana dari saingan anda yang menerima paling banyak engagement

Untuk mendapatkan data dari tentangan, anda bisa masuk ke hidangan ini:

Menganalisa page saingan

Setelah mengenali apa yang terkenal dan kapan waktu terbaik, kini yang mampu anda lakukan ialah menyusun planning konten untuk ke depannya.

8. Optimasi page untuk search engine

Sebelum kita masuk ke yang satu ini, jikalau anda belum tahu sama sekali perihal SEO silahkan baca tutorial ini.

Kalau sudah silahkan lanjut.

Ehem..

Sebetulnya saya mestinya menempatkan poin ini di permulaan. Setelah pengerjaan page.

Tapi masalahnya, banyak orang yang justru salah fokus. Mereka terlalu mengutamakan SEO untuk page-nya, sehingga profilnya jadi awut-awutan.

Jadi ingat prinsipnya…

…jangan kerjakan SEO berlebihan di Facebook Page.

Kenyamanan dan akomodasi pengguna dalam menggali informasi tetap merupakan yang utama.

Berdasarkan prinsip tersebut, inilah kiat SEO untuk Facebook Page:

Nama page

Nama page mesti persis sama dengan nama brand anda.

Tapi kalau memang namanya bisa ditambahkan keyword, tambahkan.

Misalnya aku punya jasa fotografi dengan nama ‘Darmawan’. Maka nama page-nya bisa aku buat jadi ‘Darmawan Photography”.

Dengan demikian, page tersebut akan menerima peringkat lebih tinggi ketika ada yang mencari jasa fotografi melalui Google maupun search-nya Facebook sendiri.

Contoh yang tidak baik:

Misalnya saya punya jasa pembuatan situs web bernama ‘Darmawan’. Karena ingin memasukkan keyword, namanya saya paksakan jadi ‘Pembuatan Website – Darmawan’.

Aneh kan?

Intinya, pastikan nama page anda tidak terkesan dipaksakan.

Jangan pula gunakan pelengkap mirip: jasa, jual, beli, dll. (pola: Jasa Fotografi Darmawan)

Meskipun betul secara SEO lebih manis, tetapi nama page seperti ini justru akan menciptakan bisnis anda akibatnya jadi kurang profesional.

URL

Sama seperti nama page, opsi pertama untuk URL yakni nama brand.

Kalau ternyata URL nama merk tidak tersedia, biasanya kita akan menambahkan 1 kata di depan atau belakangnya. Disinilah kita gunakan keyword.

Seperti acuan tadi, URL ‘Darmawan’ pastinya sudah tidak tersedia sehingga saya mampu menggunakan ‘DarmawanPhotography”.

Atau anda bisa memakai keyword lokal.

Misalnya di Google Keyword Planner ada hasil penelusuran yang tidak mengecewakan besar untuk kata kunci “jasa pembuatan website jogja”.

Berdasarkan ini, URL aku mampu jadi “DarmawanJogja”.

Kata kunci setempat itu keyword yang mengandung nama daerah.

About

Untuk Facebook Page, about = meta description.

Makara sama seperti hukum meta description di panduan on-page SEO:

  • Mengandung 1 keyword
  • Menarik, mampu mengundang klik

Alamat & nomor telepon

Ini wajib, namun sering dilupakan.

Dalam SEO lokal, alamat dan nomor telepon ialah faktor rangking yang sangat besar.

Kaprikornus dikala ada yang mencari bisnis anda dengan kata kuncilokal (mengandung nama kawasan), maka Facebook Page anda akan mendapatkan peringkat tinggi.

Selain untuk SEO, kolom about anda juga akan jadi seperti ini:

Alamat nomor telepon Facebook page

Backlink

Mari kita berpikir kongkret.

Ada beberapa usulanmengapa kita semestinya tidak usah sakit kepala dengan urusan backlink pada Facebook Page.

  1. Ini bukan situs web anda, lebih baik anda meluangkan waktu dan tenaga untuk mengoptimasi situs web sendiri
  2. Facebook Page normalnya sukar menerima peringkat tinggi

Saya langsung pernah berulang kali mengupayakan biar Facebook Page menerima peringkat tinggi di Google.

Memang mampu…

…tetapi tidak usang kemudian akan turun lagi.

Ini karena algoritma Google terhadap Facebook Page tidak stabil.

Kaprikornus satu-satunya backlink yang anda pasang adalah dari website anda sendiri menuju Facebook Page. Tidak perlu terlalu repot.

Facebook Notes

Ini ia.

Kalau anda serius ingin mempergunakan Facebook Page untuk mendatangkan hadirin dari Google, maka Facebook Notes adalah jawabannya.

Begini…

Facebook Page itu cuma berupa 1 halaman.

Maka normalnya anda hanya mampu mendapatkan rangking tinggi untuk 1 kata kunciutama (dan beberapa keyword turunan).

Nah, dengan membuat postingan di Notes kita mampu mengincar kata-kata kunci lain.

Artinya dengan menciptakan beberapa Notes maka anda bisa mendapatkan rangking tinggi untuk banyak keyword.

Tapi perhatikan 3 hal ini:

  • Jangan terlalu konsentrasi menciptakan konten di Facebook, sekali lagi ini bukan situs web anda
  • Jangan mengincar keyword dengan persaingan tinggi, cara yang persaingannya SANGAT rendah
  • Selalu pasang link dari notes ke website anda dan Facebook Page

Itulah beberapa hal terkait SEO untuk Facebook Page.

Untuk mulai membuat Notes di Facebook Page, masuk ke menu Settings > Apps > klik tombol Add App pada Notes. Setelah itu, lokasi notes anda ada di sini:

Membuat notes di Facebook

Terakhir, ingat 2 hal: jangan optimasi berlebihan, jangan terlalu bergantung dengan traffic dari mesin telusur.

9. Gunakan Facebook Ads, ini beberapa kiat singkat

Sebetulnya tutorial ihwal Facebook Ads akan dibahas dalam postingan lain, tapi alasannya aku percaya anda pasti ingin beriklan maka aku bahas secara singkat.

Karena aku terbiasa memakai penampilan Facebook dalam Bahasa Inggris, maka anda yang menggunakan performa Bahasa Indonesia harap menyesuaikan ungkapan-istilahnya.

  1. Jangan ‘boost’ post yang telah diterbitkan. Buat ‘dark post’ lewat power editor
  2. Gunakan gambar yang berhubungan dengan pesan anda, bukan sekedar yang menarik
  3. Gunakan audiens dari page lain selaku sasaran interest
  4. Targetkan audiens yang sangat spesifik makin spesifik makin baik untuk iklan pertama anda
  5. Pasang remarketing pixel dan conversion tracking pixel di situs web anda
  6. Pelajari copywriting, wajib
  7. Selalu beritahu apa yang mereka harus lakukan (klik, beli, download, dll.) dan mengapa mereka harus melaksanakan hal tersebut
  8. Kalau anggaran anda kecil, prioritaskan news feed ads
  9. Selalu buat lebih dari 1 kombinasi untuk copy, gambar, dan targeting, kerjakan split testing
  10. Sebaiknya hindari pribadi berdagang, berikan mereka faedah (alasannya dibahas dalam langkah 10)

Itulah 10 tips singkat buat anda.

Kalau ini pertama kali anda mendengar ungkapan-istilah tadi, masuk akal. Silahkan pelajari lebih lanjut tentang Facebook Ads hingga anda siap.

10. Lakukan soft sell, bukan hard sell. Ini caranya

Ini salah satu dari kesalahan dalam social media marketing paling fatal.

Apapun seni manajemen yang anda gunakan, meskipun dengan iklan, jika anda melaksanakan hard selling maka nyaris niscaya akan gagal (kecuali remarketing, umumnya).

Ini alasannya adalah orang yang aktif di Facebook pada umumnya bukan untuk membeli sesuatu.

Bayangkan,

Orang yang sedang di Facebook untuk melihat-lihat foto keluarga dan sahabat mereka. Kemudian menyaksikan iklan yang memberikan produk.

Dengan iklan singkat mirip itu, apakah mereka yang sama sekali tidak mempunyai niat membeli akan terbujuk?

Tidak sama sekali.

Itulah sebabnya Facebook Ads dikenal tidak bisa menghasilkan pemasaran.

Berbeda dengan Google AdWords dimana orang yang melaksanakan pencarian dengan keyword tertentu memang ingin berbelanja sesuatu.

Maka dari itu di Facebook jauh lebih baik kalau anda melaksanakan soft selling.

Caranya, dengan memberikan sesuatu.

Misalnya:

  1. Ebook
  2. Konten panduan
  3. Video/webinar
  4. Kupon potongan harga

Tapi kita tidak akan menawarkan terhadap mereka secara hanya-cuma.

Melainkan ditukar dengan kontak mereka. Email atau nomor HP.

Inilah tujuan kita, mendapatkan kontak dari mereka yang punya rasa tertarik dengan produk/layanan anda. Meskipun kini belum siap berbelanja.

Dengan demikian, di lain hari kita bisa melakukan kembali “mengingatkan” mereka. Sehingga saat mereka siap maka mereka akan berbelanja.

Beberapa poin terakhir yang harus anda ingat

Kita telah membicarakan 10 langkah untuk mulai penawaran khusus di Facebook. Anda kini mampu eksklusif mulai dari tahap pertama, yaitu mencari 5 saingan.

Sebelum kita akhiri, ada beberapa hal yang perlu aku ingatkan kembali.

  1. Website anda jauh lebih berharga daripada Facebook Page
  2. Ini social media, anda harus ber-sosial-isasi
  3. Jangan pernah melakukan hard sell di Facebook
  4. Pelajari rancangan copywriting sebelum anda mulai beriklan

Selanjutnya, silahkan menuju bab lainnya yang belum anda baca dalam seri bimbingan social media marketing ini:

Daftar Isi Panduan Social Media Marketing