Tasikmalaya, Depok Post – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya dalam beberapa hari terakhir sempat berdampak pada terganggunya layanan distribusi air bersih di wilayah Kecamatan Cisayong. Gangguan tersebut disebabkan oleh putusnya pipa transmisi berdiameter 160 milimeter yang berlokasi di Kampung Leuwirupit, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisayong, akibat kondisi cuaca ekstrem yang memicu pergeseran tanah di sekitar jalur pipa.
Akibat kejadian tersebut, suplai air bersih tidak dapat mengalir secara normal dan menyebabkan gangguan pelayanan bagi seluruh pelanggan di wilayah pelayanan Cabang Cisayong, baik pelanggan rumah tangga maupun fasilitas umum. Menindaklanjuti kondisi tersebut, perbaikan pipa transmisi mulai dilaksanakan pada Selasa, (3/2/2026).

Tim teknis PDAM Tirta Sukapura segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat sekaligus perbaikan menyeluruh pada jaringan pipa yang mengalami kerusakan. Selama proses perbaikan berlangsung, distribusi air bersih untuk sementara waktu tidak dapat dilakukan hingga pekerjaan selesai.
Estimasi pekerjaan perbaikan fisik pipa diperkirakan memakan waktu sekitar satu hari. Namun, proses normalisasi aliran air ke seluruh pelanggan membutuhkan waktu lebih lama, yakni hingga lima hari, agar tekanan dan aliran air kembali stabil sepenuhnya. Selama masa perbaikan, masyarakat diimbau untuk melakukan penghematan air dan menyiapkan cadangan air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Alhamdulillah, setelah melalui proses perbaikan, uji alir, dan pemantauan jaringan secara menyeluruh, pelayanan distribusi air bersih di wilayah pelayanan Cabang Cisayong kini telah kembali normal. Aliran air dari sumber mata air Leuwirupit sudah mengalir stabil ke seluruh pelanggan sesuai dengan kondisi layanan sebelumnya.
“Alhamdulillah, perbaikan pipa transmisi di sumber mata air Leuwirupit telah selesai dan saat ini aliran air bersih ke wilayah pelayanan Cabang Cisayong sudah kembali normal. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan pengertiannya selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Pak Iri Sofyan Sauri, Kepala Subbagian Informasi dan Publikasi pada Bagian Hublang.
Pihaknya juga menegaskan bahwa pemantauan dan evaluasi jaringan distribusi air akan terus dilakukan secara berkala guna mengantisipasi potensi gangguan serupa, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi resmi apabila terdapat pemberitahuan lanjutan terkait pelayanan air bersih. (Rilis/Red)
