Cisalak, DepokPost.com-Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esty menyambangi Pasar Cisalak, Depok, Senin (9/2/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap aman menjelang Ramadan, sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar pasar rakyat dijaga kebersihannya.
Wamendag tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Dia datang dengan mobil Denza putih bernomor polisi B 8070 ZZH.
Turun dari kendaraan, Roro disambut Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah.
Dalam kunjungan ini Wamen Dyah didampingi Sekretaris Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Bambang Wisnubroto dan Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Sri Sugiyatmanto.
Turun dari mobil, Roro langsung masuk ke dalam pasar. Ia menyusuri lapak demi lapak.
Mulai dari pedagang daging ayam, daging sapi, telur, sayur-mayur, hingga sembako. Di setiap kios yang disinggahi, Roro tampak aktif bertanya langsung kepada pedagang soal harga dan ketersediaan barang.
Tak lupa, Wamen juga ikut memborong sejumlah bahan pokok seperti daging ayam, sapi, sayur mayur dan sembako. Pedagang pun ikut tersenyum.
Usai berkeliling, Wamendag memberikan keterangan kepada wartawan. Kata dia, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap aman dan stabil.
“Apalagi menjelang Ramadan, kebutuhan masyarakat tentu meningkat,” ujar Roro di sela-sela peninjauan.
Dari hasil pemantauan, harga minyak goreng yang menjadi salah satu komoditas utama terpantau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp15.700 per liter. Informasi harga juga sudah terpampang melalui papan resmi di area pasar.
Selain minyak goreng, harga bawang merah, bawang putih, dan beras dinilai relatif stabil.
Dari sisi pasokan, Roro menyebut kondisinya aman.
Namun, dia mengakui harga cabai rawit mengalami kenaikan.
Menurutnya, faktor cuaca dan curah hujan yang tinggi turut memengaruhi pasokan, terutama karena distribusi banyak bergantung dari Pasar Induk Kramat Jati.
Tak hanya soal harga, kunjungan ini juga diisi dengan pelaksanaan Gernas Mapan.
Usai berkeliling, Roro menyerahkan sejumlah peralatan kebersihan berupa sapu lidi kepada petugas pasar.
Dia berpesan agar kebersihan pasar dijaga secara rutin oleh semua pihak, termasuk pedagang.
“Pasar harus bersih, nyaman dikunjungi, dan harganya stabil. Ini tanggung jawab kita bersama. Pemerintah pusat, daerah, pedagang, dan masyarakat,” katanya.
Roro menegaskan, Gernas Mapan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh elemen bangsa aktif menjaga lingkungan.
Gerakan ini dilaksanakan secara gotong royong bersama Kementerian Lingkungan Hidup, dengan harapan pasar rakyat menjadi ruang publik yang sehat dan manusiawi.
“Kalau semua pedagang menjaga area masing-masing, pasar akan cepat bersih. Dengan semangat gotong royong, insyaallah pasar-pasar kita bisa lebih nyaman dan tertib,” pungkasnya. (akn)
