Cibinong Bogor, Swara Jabar — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bogor menggelar konsolidasi total DPD–DPC sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC se-Kabupaten Bogor, sebagai langkah penegasan legalitas struktur dan penguatan disiplin organisasi menuju kemenangan politik, bertempat di Cibinong City Center Jl. Tegar Beriman Bogor, Jum’at (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini untuk menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat di Kabupaten Bogor berdiri kokoh dengan struktur sah, solid, dan satu komando, serta menutup ruang bagi dualisme, manuver pribadi, dan kepengurusan tanpa legitimasi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bogor, Yandri SH yang menyampaikan bahwa hari ini DPD Kabupaten Bogor bersama DPD-DPC (Dewan Pimpinan Cabang) se-Kabupaten Bogor mengadakan kegiatan konsolidasi, koordinasi, dan penyerahan Surat Keputusan (SK) untuk DPD-DPC.
“Konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat perjuangan demi perubahan pada tahun 2029. Kegiatan ini juga ditujukan untuk kemenangan Bapak Anies Baswedan sebagai Presiden pada pilpres mendatang,” ungkapnya.

Sebagai narasumber pertama yang mengisi acara ini yaitu Nanang Kosim, yang menegaskan bahwa Gerakan Rakyat adalah lahir dari Rakyat. Seluruh pengurus wajib patuh pada AD/ART, keputusan partai, serta garis komando struktural, dan tidak memberi toleransi terhadap kader yang bermain dua kaki atau melakukan manuver yang melemahkan organisasi.
Selanjutnya narasumber kedua adalah Lukita yang mengatakan bahwa DPC adalah mesin utama pergerakan politik di tingkat kecamatan, sehingga tertib administrasi dan kepengurusan yang sah menjadi syarat mutlak untuk kerja politik yang efektif dan terukur.
“DPC adalah ujung tombak dari DPD, dan dibawahnya DPC ada DPRT-DPRT. Kabupaten Bogor terbanyak kecamatan nya se Jawa Barat. Ketua DPD sering-seringlah konsolidasi dengan DPD-DPC, karena konsolidasi ini mendekatkan diri dengan pengurus DPC hingga tingkat kebawahnya,” jelasnya.
Lukita pun mengatakan bahwa penyerahan SK DPC dilakukan sebagai bentuk legitimasi politik dan hukum, sekaligus penegasan bahwa hanya kepengurusan yang ber-SK sah yang diakui dan berhak menjalankan agenda partai di wilayah masing-masing.

Selain itu juga dalam acara tersebut salah satu Penasehat DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bogor Firman Hidayat mempertegas kembali pernyataan Ketua DPD bahwa DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk membersihkan struktur dari praktik tidak beretika, memperkuat barisan kader ideologis, serta mengonsolidasikan seluruh kekuatan politik rakyat dalam satu tujuan: Partai Gerakan Rakyat yang solid, tertib administrasi, berdaulat dalam sikap, dan menang.
“Saya berharap Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Bogor ini diisi oleh orang-orang yang memiliki komitmen yang jelas, memiliki keterpanggilan hati berjuang bersama-sama untuk mendukung Anies. Jadi masuk Partai Gerakan Rakyat bukan karena ada apanya,” tegasnya.
Selain dihadiri oleh para pengurus DPD-DPC Partai Gerakan Rakyat se-Kabupaten Bogor, juga hadir salah seorang tokoh agama dan aktivis Bogor Barat, Pupu Saepulalh ia menyatakan kebahagiaannya bergabung dengan Partai Gerakan Rakyat.
“Harapan saya partai ini akan membawa perubahan positif, memberdayakan umat, dan dapat mengantarkan Anies Baswedan sebagai presiden,” ujarnya.
Iapun menekankan bahwa gerakan ini berasal dari hati rakyat paling bawah dan bertujuan untuk perubahan yang lebih baik. Ia mengajak semua orang untuk mendukung dan membantu gerakan ini.(Red)
