Sukmajaya, DepokPost.com-Adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok yang diduga melakukan diskriminasi kepada pembantu Posyandu, PKK dan pekerja Sosial, membuat legislatif Kota Depok, Hengky, menjadi geram melihatnya.
Hal itu terlihat dalam tayangan Podcast nya “Ngopi” (Ngobrol Politik Pagi), Junat (1/8/2025).
Legislator yang kerap terima dan mendengarkan aspirasi warga Kota Depok ini mengaku geram melihat sikap ASN tersebut. “Saya berkewajiban memberikan arahan dan masukan terkait pristiwa tersebut,” kata Hengky.
Menurutnya, ASN adalah pejabat publik dan pelayan masyarakat dan bukan pembuat kebijakan.
“Santer ditelinga saya ada sejumlah ASN yang melakukan diskriminasi atau mengskrining terhadap orang orang yang menjadi pembantu di posyandu katakanlah, di PKK terus di pekerja sosial. Ketika tidak berafiliasi kepada partai yang diharapkan maka orang orang ini diganti dibabat abis,” ujarnya dalam video yang beredar luas di warga Depok.
Hengky mengatakan, dirinya berkewajiban memberikan arahan dan masukan terkait pristiwa tersebut.
Dia menjelaskan, ASN adalah pejabat publik dan pelayan masyarakat dan bukan pembuat kebijakan.
“ini menarik untuk kita bahas dan petik hikmahnya. Ingat ! , dalam fungsi pengawasannya sayapun merasa berkewajiban memberikan arahan dan masukan. ASN itu pejabat publik loh, ASN itu pelayan masyarakat, bukan makingapolosi atau pembuat kebijakan. Pembuat kebijakan itu Presiden, Menteri, Gubernur dan Kepala Daerah,” tuturnya.
Dia juga mempertanyakan sikap oknum ASN yang dinilai melakukan sikap arogan tersebut atas perintah siapa?. Hengky menyebut pristiwa tersebut adalah sebuah kesalahan.
”Saya tanya balik, apakah yang anda lakukan ini atas perintah Pak Wali Kota atau Pak Wakil Wali Kota? Jika memang demikian maka berarti ada satu kesalahan atau kekeliruan. Kalau Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota tidak memerintahkan tapi kalian (ASN -red) melakukan berarti kalian terlalu caper terlalu mencari muka untuk menunjukan prestasi atau kinerja anda,” sergahnya.
Padahal kinerja anda sebagai ASN atau birokrat melayani masyarakat apalagi di Kelurahan. Kelurahan itu vital ujung tombak semua permasalahan ada disitu. Dari orang lahir sampai meninggal diurusin di Kelurahan.
Hengky juga menegaskan, untuk ASN di Kota Depok entah siapapun itu jangan pernah melakukan tindakan vulgar atau Cawe-cawe politik. Melayani masyarakat kerja dengan baik penduduk akan mengapresiasi kinerja ASN.
”Anda ini birokrat, jadi saran saya buat siapapun anda siapapun kalian yang menjadi ASN Birokrat di Kota Depok saya kira jangan terlalu vulgar anda melakukan cawe-cawe politik. Bekerja dengan ikhlas dengan tulus melayani masyarakat Insyaallah penduduk bumi dan penduduk langit akan menghargai kinerja anda,” imbuhnya. (akn)
