Jakarta, DepokPost.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar pertemuan khusus bersama Dewan Penasehat di Sekretariat PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
Pertemuan khusus ini antara lain melaporkan perkembangan PWI Pusat dan daerah pasca-dualisme, sekaligus melaporkan dan menyerap aspirasi berkaitan dengan akan diselenggarakannya Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten.
“Khusus masalah dualisme PWI, alhamdulillah sudah selesai dengan damai dan lancar di semua tingkatan. Baik di pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” kata Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.
Pertemuan itu juga dihadiri Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang. Juga hadir secara langsung Penasihat PWI Pusat, antara lain Dahlan Iskan, M. Noeh Hatumena, Basril Basyar, dan Kemal Effendi Gani.
Sementara itu, sejumlah penasehat lainnya hadir melalui daring seperti Wakil Ketua Wanhat Ilham Bintang, Sekretaris Sasongko Tedjo, Tribuana Said, Asro Kamal Rokan, M. Agung Dharmajaya, Sutrimo Sumarlan, dan Imawan Mashuri.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Munir menjelaskan bahwa setelah terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030 pada Kongres PWI Persatuan di Cikarang (29–30 Agustus 2025), pihaknya segera membentuk beberapa tim untuk menyelesaikan persoalan internal organisasi.
“Ada tiga tim yang langsung kami bentuk, yaitu Tim Penyelesaian Dualisme Kepengurusan, Tim Verifikasi Keanggotaan, dan Tim Penyempurnaan PD/PRT. Alhamdulillah, dualisme kepengurusan sudah selesai minggu lalu,” ujar Akhmad Munir.

Kinerja cepat pengurus PWI Pusat ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Dewan Penasihat PWI Pusat Ilham Bintang.
“Saya mengapresiasi langkah cepat Ketua Umum. Istilah sekarang, kerja Anda gas poll. Namun ada hal penting yang perlu diperhatikan dalam penyempurnaan PD/PRT, khususnya terkait Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan,” kata Ilham.
Rapat tersebut menjadi momentumpenting bagi PWI Pusat dalam memperkuat sinergi antara pengurus dan dewan penasihat guna memastikan arah organisasi berjalan sesuai dengan prinsip profesionalisme dan etika jurnalistik.
Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas sejumlah agenda dan kegiatan berkaitan dengan HPN 2026 Banten. Paling penting, memastikan kehadiran Presiden Prabowo bersama dengan komunitas pers se-Indonesia. (akn/***)
