Margonda, DepokPost.com-Ikatan Keluarga Benteng Barito Raya (Ikabento) melaksanakan Ngaji Bareng dan santunan Yatim serta tebar manfaat Usaha Mikro Kecil (UMKM), Sabtu (12/7/2025), di Gedung BJB, Jalan Margonda, Kota Depok, Jawa Barat.
Pengajian ini kali dihadiri Ketua Umum Ikabento Hamzah dan diisi tausyiyah Ustadz Helmi Firdaus:
Dalam sambutan Hamzah mengungkapkan, pengajian ini rutin dilakukan tiga bulan sekali. “Kami para alumni SMPN 3 Kota Depok. Kalau kita butuh Allah maka harus mengaji. Dan semoga dapat barokah dan rejeki dari Allah,” kata legislator Fraksi Gerindra Kota Depok.
Sementara itu Ustaz Helmi Firdaus mengungkapkan, perempuan lebih dahulu ketimbang lelaki. Tapi harus sesuai syarat yang ditentukan di dalam Al Quran.
“Ada 4 syarat yaitu shalat 5 waktu, puasa ramadhan, jaga kehormatan, taat ama suami,” katanya.
Namun, kenapa perempuan lebih banyak berada di neraka. “Perempuan banyak di dalam neraka karena kufur nikmat dari suami. Sering omongin orang atau hibah,” tutur Ustaz Helmi.
Oleh karena itu dia menganjurkan kalau mau curahkan hati (curhat) maka lakukan di sepertiga malam dengan melakukan salat Tahajjud.
Lebih lanjut dikatakan, ujian rumah tangga berupa rasa takut sama dunia.
Pada acara itu Ketua Umum Ikabento, Hamzah, secara simbolis menyerahkan tali kasih sayang kepada anak-anak yatim dari keluarga alumni SMPN 3 Kota Depok.
“Jumlah anak 30 orang ya cuma tadi secara simbolis aja,” ujar Hamzah seraya mengakui bahwa keberadaan UMKM emang sudah terdapat juga di Pemerintah Kota Depok.
Setiap kegiatan ikabento teman-teman UMKM ini memang selalu hadir untuk melakukan pemasaran produk-produknya dan mereka sudah banyak sering mengisi juga di acara-acara Pemerintah Kota Depok karena sudah banyak yang terdaftar.
Menurutnya, para alumni SMPN 3 Kota Depok bebas mau bergabung untuk di UMKM alumni Bento.
“Pengajian tiga bulan ini ada 19 angkatan dari 83 sampai 2000. Harapannya terus kita bersilaturahmi sambil menuntut ilmu sambil nyari rejeki para UMKM kebetulan memang momen yang kita tunggu-tunggu silaturahmi sambil dapat ilmu dan nyari rezeki,” tuturnya. (akn)
